Semenjak diputuskan jumlah partai yang lolos verifikasi, hampir semua sudut kota batam dipenuhi oleh warna warni, ada merah, kuning, abu abu dan hitam hitam, beberapa warna ada yang dipasang dengan sistem seri dan ada juga paralel, untuk menarik minat penglihatan para calon pemilih tentunya, berbagai stategi dipasang, semisal sepanjang jalan utama simpang jam sampai simpang kabil, atribut atribut partai memenuhi setiap jengkal lahan yang kosong, dengan ikatan tali dan pakai tiang dari kayu dan bambu, berbeda dari 5 tahun yang lalu, saya melihat ada sedikit kemajuan dari salah satu partai , dalam hal pemasangan bendera bendera mereka, terkesan profesional, di ikat dengan membentuk bujursangkar, mengikuti bentuk taman bunga kota yang di buat oleh dinas pertamanan kota batam, dan kayunya ataupun tiangnya di beri warna dan di ikat dengan kuat, sehingga kemungkinan tumbang oleh angin akan kecil, tentunya membuat taman kota tidak terganggu juga, namun di beberapa sudut jalan lainnya, malah kebalikannya, semisal sepanjang jalan batu aji, banyak yang asal tempel, dan banyak tiang yang jatuh, sehingga kesannya semakin sembrawut, dan terkesan dipaksakan.
Pemasangan bendera partai perlu memikirkan keindahan taman jalan juga, tiang yang di pancang harusnya harus memiliki kedalaman tertentu, semisal minimum nya 30 cm harus menembus tanah, tinggi tiangnya harus maximum 2 meter, atau semacamnya, dan juga semua tiang yang terpasang harus di ikat untuk menghindari terhempas angin.
Pihak pertamanan kota batam sebaiknya bertindak untuk hal ini, supaya pihak partai lebih mengedepankan kepentingan umum daripada kepentingan partai. jangan asal pancang, namun nilai estetika kota terabaikan.
rgds
Nimrod Sitohang









Recent Comments